Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi - Memecah Malam

Puisi - Memecah Malam

Sayang ...
Aku memanggil namamu dalam kebisuan malam
Kulihat wajahmu bersinar dibalik rembulan
Keheningan malam membuatku rindu padamu
Di sini, ditempat aku berpijak hanyalah engkau yang hadir dalam khayalku
Aku kembali lagi dalam mimpiku yang hanyut dalam ketidak pastian
Kapan bisa ku genggam tanganmu yang halus
Kapan bisa ku lihat wajahmu yang cantik jelita
Matamu bagaikan kelopak bunga yang jatuh ke dalam air jernih
Berbinar bagaikan permata yang indah

Sayang ...
Malam ini, aku memecah malam tuk mencari dirimu dalam diriku
Di bagian manakah engkau berada ?
Aku hanyut begitu jauh menelusuri indahnya malam
Mencari wajahmu yang tersembunyi jauh dalam lubuk hatiku
Pesonamu telah membuatku melayang dalam mimpi
Aku sadar bahwa aku sedang bermimpi
Tapi aku tak ingin keluar dari mimpiku sayang
Terlalu indah sehingga mau keluarpun aku tak mampu
Aku dibelenggu oleh bayanganmu

Sayang ...
Sinarmu masih bersinar dalam diriku
Rasanya malam ini kegelapan lenyap dari pandanganku
Sinar yang engkau pancarkan menyembuniykan kegelapan
Aku ingin terbang menemuimu
Bersama sayap-sayapku yang lemah dan mulai rapuh
Aku ingin mengatakan tak ada lagi yang indah seindah dirimu
Tak ada lagi yang mempesona selain pesona darimu
Dirimulah yang memberi arti dalam diriku
Arti cinta yang selalu ku kenang dalam hidupku
Lembar demi lembar ku coret kertas ini
Aku ingin menemani malam ini.

Posting Komentar untuk "Puisi - Memecah Malam"